Jeprat-Jepret di Ragunan : Saat Alumni SMA 34 Angkatan ’85 Menolak Tua lewat Fun Walk dan Games "Dorr!"

Terkini 21 Sep 2026 14:24 • 4 min read • 210 views • By Ginandjar

Share berita ini

Jeprat-Jepret di Ragunan : Saat Alumni SMA 34 Angkatan ’85 Menolak Tua lewat Fun Walk dan Games "Dorr!"
ILUNI 34'85 hari Minggu lalu (20/9) mengadakan Fun Walk dan Lomba Foto menggunakan gawai (HP) di Kebun Binatang Ragunan, Jaksel. Bagaimana suasananya? Yuk, kita simak beritanya.

RAGUNAN - Pagi itu, Matahari di atas Kebun Binatang Ragunan nampaknya sedang berbaik hati. Langit cerah menyapa rombongan Ikatan Alumni SMAN 34 Jakarta Angkatan 1985 (ILUNI 34'85) yang sudah bersiap menempelkan kartu JakCard di pintu masuk. Meski kedatangan para alumni ini secara berkala—alias tidak bersamaan karena faktor lalu lintas dan dinamika usia—kehangatan langsung terasa begitu mereka berkumpul di salah satu kawasan taman yang rimbun.

 

Sebanyak 34 alumni berkumpul untuk satu misi, kebersamaan lewat ajang Fun Walk dan Lomba Fotografi menggunakan gawai (HP). Semangat semakin membuncah saat Pimpinan ILUNI 34'85, Mas Irza Ifdial , hadir di lokasi bersama para petinggi dan pengurus lainnya, termasuk M. Iwan Ikhwanul serta Mas Arie Setiyono dari Dewan Penasehat.

 

Sebelum langkah kaki diayunkan lebih jauh, Teh Nenny Alamanda langsung mengambil alih komando. Dengan gaya energiknya, ia memimpin terapi LTK, chicken dance, hingga senam Maumere. Tak ayal, gerak dan olah badan ini sukses mencairkan suasana. Urat-urat yang tadinya tegang tiba-tiba lentur, diselingi gelak tawa melihat gaya masing-masing alumni yang penuh semangat menolak tua.

 

Menggunakan sesi foto bersama, perburuan foto pun dimulai! Sambil berjalan santai menuju tempat sarapan, jemari para peserta aktif main jeprat-jepret memamerkan berbagai objek menarik. Menariknya lagi, di tengah perjalanan, rombongan sempat "terdistraksi" oleh counter es krim. Meski hari masih pagi, es krim yang gurih dan lezat tetap dinikmati dengan penuh kenikmatan. Konsepnya jelas, jalan santai, foto-foto, dan kalori masuk.

 

Tujuan selanjutnya adalah Kantin Bu Siti, tempat sarapan yang sebelumnya sudah diamankan (dibooking) oleh Sahabat Aning. Tiba-tiba terjadi kejutan yang menyenangkan. Sarapan lezat pagi itu resmi ditraktir oleh Mas Arie Setiyono —seorang pengacara aktif yang rajin hadir di setiap kegiatan alumni dan baru saja menjuarai Turnamen Golf. Senyum peserta pun makin lebar, perut kenyang, dompet aman.

 

Selesai mengisi energi, acara berlanjut ke sesi yang paling bikin gemas: permainan yang menyebut angka kelipatan. Aturannya sederhana namun mematikan fokus: saat urutan angka sampai pada kelipatan yang ditentukan, peserta dilarang menyebut angkanya dan wajib berteriak "DORR!". Hasilnya? Banyak peserta yang terjebak dan gugur karena latah menyebut angka. Di gim ketangkasan otak ini, Sang Ketua, Mas Irza, justru keluar sebagai pemenang, didampingi dua pemenang lainnya, Irsav dan Helmi . Sulis sedikit lebih beruntung meraih hadiah Grand Lucky.

 

Kehebohan tidak berhenti di situ. Gim berburu koin Rp1.000 dimenangkan oleh Riz. Lalu dilanjutkan gim berburu uang kertas dengan nominal paling lengkap (mulai dari Rp1.000 hingga Rp100.000). Gim nominal ini sukses dimenangkan oleh enam orang. Namun sayang, siapa saja pemenang keenam yang beruntung itu? Panitia jujur ​​mengaku lupa mencatatnya. "Poho, euy... (Lupa, euy...)" seloroh Teh Nenny Alamanda dalam laporannya kepada Ginandjar dari NEWSPORTAL ILUNI 34'85 dengan nada santai dan jenaka.

 

Sebagai penutup hiburan, panggung rumput Ragunan tiba-tiba berubah menjadi arena TikTokan diiringi lagu Teh Hijau Koplo. Pada sesi ini, Mas Baruno tampil paling menonjol. Suami dari Vita Subroto yang sehari-hari berprofesi sebagai konsultan HSSE & Organisasi—sekaligus pemateri rutin pembekalan organisasi bagi pengurus ILUNI 34'85—itu tanpa ragu menunjukkan aksi heboh dan gaya paling kerennya.

 

Rangkaian acara yang penuh tawa tersebut akhirnya ditutup secara khusyuk lewat doa bersama yang dipimpin oleh Kang Ustadz Acep Rahman Hakim . Semua peserta mengaminkan doa dengan penuh rasa terima kasih atas kebersamaan yang terjalin.

 

Acara pun berakhir dengan membawakan beribu kenangan indah. Selain bisa menikmati wajah baru Kebun Raya Ragunan yang semakin rapi dan tertata, para peserta juga berhasil mengasah kecakapan visual mereka dalam momen kedekatan—mulai dari tingkah satwa hingga potret kehangatan sahabat lama.

 

Apalagi menurut bocoran dari sang Sutradara Revo Rurut, panitia telah menyiapkan total hadiah lomba fotografi sebesar Rp1 juta. Sebuah nominal yang sangat lumayan untuk dipakai kulineran dan mentraktir teman dekat di kesempatan berikutnya! (Ginandjar/Laporan: Nenny Alamanda)

newsportaliluni3485