Menjalin Silaturahmi lewat Ayat Suci: Cerita Khidmat dari Masjid Al Ikhlas

Terkini 11 Sep 2026 02:44 3 min read 173 views By Ginandjar

Share berita ini

Menjalin Silaturahmi lewat Ayat Suci: Cerita Khidmat dari Masjid Al Ikhlas
Pekan lalu, 5 September 2026, ILUNI 34'85 untuk kedua kalinya mengadakan Acara Khatam Quran. Apa saja kegiatannya, yuk ikuti beritanya.

CIPETE UTARA - Pagi yang teduh di Cipete Utara menjadi saksi kehangatan silaturahmi alumni SMA Negeri 34 Jakarta angkatan 1985 (ILUNI 34'85). Hari itu, Sabtu, 5 September 2026, Masjid Al Ikhlas kembali menjadi tempat berlabuhnya rindu dan peneduh jiwa dalam gelaran Khatam Quran Periode ke-2, sebuah tradisi spiritual yang rutin bergulir setiap tiga bulan sekali.

 

Bahkan sebelum jarum jam menunjuk angka 08.00 WIB, nampak tiga sahabat, Kang Acep Rahman Hakim, Teh Euis Dasmayanie, dan Mbak Ulung Trisnowati (yang akrab disapa Aisyah), sudah tiba lebih awal. Langkah mereka hangat, lengkap dengan hantaran hidangan untuk dinikmati bersama. Semangat gotong royong ini menjalar cepat, karena peserta lain pun turut melengkapi meja santap dengan aneka hidangan yang menggugah selera.

 

Acara dibuka dengan mengalir anggun oleh "Aisyah" yang bertindak sebagai pemandu acara. Melalui ketenangan dan kelembutan suaranya, ia membacakan alur kegiatan dari pembacaan surah di Juz 30 hingga doa penutup.

 

Lantunan surah Ar-Rahman secara berjemaah yang dipimpin oleh Ustadz Drs. Muhammad Toha menjadi pembuka yang menyentuh kalbu. Suasana kian khusyuk dan hening saat jemaah hanyut dalam zikir dan tahtimul Qur'an, melantunkan ayat demi ayat dari surah At-Takatsur hingga akhir Juz 30.

 

Momen paling berkesan hadir ketika seluruh jemaah berdiri menyatukan suara dalam sholawat Nabi melalui tradisi Mahallul Qiyam, sebuah penghormatan manis penuh kerinduan kepada Rasulullah SAW. Pembacaan Sholawat Nabi ini dipimpin Ustadz H. Muhammad Ridwan.

 

Di tengah suasana haru tersebut, Ustadz M. Ikhwanul, Wakil Ketua ILUNI 34'85, dengan sigap mengambil minyak wangi dari kendaraannya. Ia berkeliling membagikan wewangian ke jemari para sahabat, menyempurnakan keharuman ruang majelis yang makin terasa hangat. 

 

Usai Sholawat Nabi, kegiatan dilanjutkan mendengar sambutan tuan rumah Ibu Hj. Dra Eny Isnaini, kemudian lanjut mendengarkan tausyiah oleh Ustad H.Azhari Razak Saidi S.PDI. Dalam tausyiahnya Ustadz Azhari menegaskan bahwa doa-doa yang dipanjatkan untuk keluarga yang sudah meninggal, Insya Allah akan sampai.

 

"Orang yang sudah meningal semuanya akan terhenti, dan yang masih terus mengalir adalah doa anak yg sholeh, amal jariah dan ilmu yg bermanfaat," ujar Ustadz mengingatkan.

 

Meski Ketua ILUNI 34'85, Mas Irza Ifdial, berhalangan hadir karena agenda lari sehat bersama keluarga yang telah terencana sebelumnya, kebersamaan tak berkurang. Sekretaris Umum ILUNI, BuDin, hadir mewakili untuk menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi program ini. Harapan agar majelis ini terus bertumbuh dan memeluk lebih banyak sahabat pun mengalun tulus.

 

Ungkapan terima kasih senada disuarakan oleh Kabid Sosial dan Kerohanian, Ustadz Acep Rahman Hakim, yang mengapresiasi eratnya kebersamaan serta keikhlasan para donatur konsumsi. Rangkaian acara kemudian ditutup penuh nikmat melalui sesi ramah tamah. Dari gurihnya sop kambing, manisnya ketan duren, segarnya es kelapa, hingga aneka kudapan tradisional dan modern, semuanya dinikmati dalam gelak tawa dan nostalgia masa sekolah.

 

Sekitar pukul 11.00 WIB, majelis perlahan usai. Para sahabat melangkah pulang membawa kedamaian jiwa yang terisi penuh, siap melanjutkan aktivitas dan pengabdian masing-masing dengan hati yang telah dibasuh kehangatan Al-Qur'an dan persaudaraan.(Ginandjar)

 

 

newsportaliluni3485