Dua Tahun Merajut Kebersamaan dalam Ayunan Bet : Tasyakuran Pingpong ILUNI 34'85

Terkini 18 Jul 2026 15:00 4 min read 216 views By Ginandjar

Share berita ini

Dua Tahun Merajut Kebersamaan dalam Ayunan Bet : Tasyakuran Pingpong ILUNI 34'85
Memasuki tahun kedua, Klub Tenis Meja ILUNI 34'85 mengadakan Tasyakuran Jumat malam, 17 Juli 2026. Bagaimana sejarah perjalanannya? Yuk, simak beritanya.

BONA INDAH, Lebak Bulus - Tak terasa, waktu berjalan begitu cepat. Perkumpulan tenis meja ILUNI 34'85 kini resmi menapakkan kakinya di usia yang kedua. Sebagai bentuk rasa syukur atas eksistensi dan konsistensi salah satu unit kegiatan yang menyehatkan ini, sebuah acara tasyakuran digelar dengan penuh kehangatan pada Jumat malam, 17 Juli 2026. Sudut TC BadminPong di Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, malam itu menjadi saksi bisu berkumpulnya kembali kisah-kisah lama dalam tawa yang baru.

 

Sejak pukul 19.15 WIB, suasana hangat sudah mulai terasa. Sang tuan rumah yang juga merupakan Sekretaris Umum, Bunda Dini, telah bersiap menyambut kehadiran para sahabat. Tak lama berselang, satu per satu dari 21 anggota dan pengurus ILUNI hadir menggenapi malam. Sahabat Sulistyo datang membawa buah tangan berupa paket kudapan. Di atas meja, ragam hidangan gurihnya bolu kentang, legitnya kue bolu coklat, hingga renyahnya keripik bersanding rapi, siap menemani obrolan malam itu.

 

Meski demikian, malam syahdu ini terasa sedikit kurang lengkap tanpa kehadiran beberapa sosok penting. Wakil Ketua I, M. Ikhwanul, terpaksa absen lantaran kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan. Begitu pula sang Ketua, Mas Irza Ifdial, yang semula sangat mengonfirmasi kehadirannya, harus berlapang dada menunda langkah karena komitmen pertemuan mendadak dengan Dewan Pembina ILUNI, Bapak Muhammad Ali, di kawasan Menteng. Namun, jarak nyatanya tak mampu mengurangi kedekatan hati.

 

Tepat pukul 19.30 WIB, acara inti pun dimulai. Sobat Iyank membuka jalannya tasyakuran dengan mengajak seluruh yang hadir memutar kembali memori dua tahun silam. Dengan sedikit kelakar, ia mengenang masa-masa awal berdirinya klub, termasuk memori kekalahan perdana yang sempat terasa "menyakitkan". Namun, justru dari titik balik itulah api semangat tersulut. Kekalahan tersebut bertransformasi menjadi energi yang menggerakkan mereka untuk konsisten berlatih setiap Kamis malam.

 

Seiring berjalannya waktu, dinamisnya klub ini terus berkembang. Demi merangkul lebih banyak partisipan, jadwal latihan yang semula berada di malam Jumat digeser menjadi Jumat malam (malam Sabtu). Sebuah keputusan bijak, mengingat banyak anggota yang harus menunaikan aktivitas pengajian Yasinan mingguan pada malam Jumat. Langkah kecil ini perlahan tapi pasti mulai membuahkan hasil, menghidupkan kembali gairah berolahraga di kalangan alumni.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Dini hadir menyampaikan pesan mendalam dari Mas Irza Ifdial. Melalui untaian kalimat yang dibacakan, Mas Irza menghaturkan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh pengurus unit pingpong. Berkat kontribusi dan kerja keras kolektif, klub ini mampu bertumbuh dengan sangat baik selama dua tahun penuh.

 

"Melalui kegiatan ini, selain untuk menjaga kebugaran tubuh, kita juga dapat mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan di antara kita, alumni 34'85," tutur Mas Irza sebagaimana disampaikan oleh Bunda Dini.

 

Lebih lanjut, Mas Irza menitipkan pesan penuh kedewasaan. Beliau mengajak seluruh anggota untuk senantiasa menjadikan klub pingpong ini sebagai wadah perajut kebersamaan. Menang atau kalah adalah hal yang lumrah dalam sebuah permainan, namun tegaknya pilar persaudaraan adalah yang utama.

Di ujung pesannya, terselip permohonan maaf dan untaian doa yang membakar semangat dari jauh : "Namun semangat saya dari jauh, tetaplah untuk kesuksesan klub pingpong 34'85 ini. Salam sehat, peduli, dan bahagia, serta tetap shining forever!"

 

Suasana tasyakuran mencapai puncaknya yang paling syahdu saat Ustadz Irsjaf memimpin doa penutup. Di bawah temaram lampu lapangan, seluruh pasang mata tertunduk khusyuk, mengaminkan bait demi bait doa yang dipanjatkan kepada Ilahi Rabbi. Memohon kelancaran dan kesuksesan bagi perjalanan klub ke depan, serta untaian permohonan agar di usia yang rata-rata telah melewati 59 tahun—menapaki masa lansia—mereka semua senantiasa dianugerahi kesehatan yang paripurna, keberkahan umur, dan kebahagiaan yang tak putus.

 

Selepas doa, malam berganti dengan momen ramah tamah yang cair dan penuh canda. Sebagian anggota langsung memegang bet untuk meluapkan kegembiraan di atas meja pingpong, seperti yang dilakukan oleh Vita, Mia, Iyank, dan Irsjaf. Sementara yang lain, termasuk Euis, Oma Icha, dan Diah, memilih menikmati kebersamaan sembari menyantap hidangan mie goreng dan nasi goreng hangat yang menggugah selera.

 

Ketika malam kian larut, satu per satu langkah kaki meninggalkan lapangan tenis meja. Tidak ada lelah yang tersisa, yang ada hanyalah dada yang lapang dan hati yang dipenuhi kebahagiaan. Selamat ulang tahun kedua, klub pingpong ILUNI 34'85. Teruslah berayun, sehat bersama, dan bersinar selamanya.(Ginandjar)

 

 

newsportaliluni3485